Puskesmas Petanahan Laksanakan Sosialisasi dan Skrining Cacar Air di SDIT Imam Syafii Karangduwur Kecamatan Petanahan
Puskesmas Petanahan Laksanakan Sosialisasi dan Skrining Cacar Air di SDIT Imam Syafii Karangduwur Kecamatan Petanahan
Karangduwur, 8 September 2026 — Puskesmas Petanahan melaksanakan kegiatan sosialisasi dan skrining cacar air (varicella) di SDIT Imam Syafii, Desa Karangduwur, Kecamatan Petanahan, pada Selasa, 8 September 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini serta pencegahan penyebaran penyakit cacar air di lingkungan sekolah.
Kegiatan dilaksanakan oleh petugas Puskesmas Petanahan dengan didampingi oleh Koramil Kecamatan Petanahan. Sasaran kegiatan adalah para siswa dan lingkungan sekolah, mengingat cacar air merupakan penyakit menular yang dapat dengan mudah menyebar melalui kontak langsung maupun percikan droplet dari penderita.
Dalam kegiatan tersebut, petugas Puskesmas Petanahan memberikan sosialisasi mengenai penyakit cacar air, meliputi pengertian, tanda dan gejala, cara penularan, langkah pencegahan, serta pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Para siswa juga diberikan edukasi untuk mengenali gejala awal dan segera melapor kepada guru maupun orang tua apabila mengalami keluhan yang mengarah pada cacar air.
Selain sosialisasi, petugas juga melakukan skrining terhadap siswa untuk mengetahui adanya tanda atau gejala yang mengarah pada infeksi cacar air. Kegiatan skrining ini diharapkan dapat membantu menemukan kasus secara lebih dini sehingga dapat dilakukan tindak lanjut yang tepat serta mencegah terjadinya penularan lebih luas di lingkungan sekolah.
Puskesmas Petanahan mengimbau seluruh warga sekolah untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menjaga kebersihan lingkungan, serta membatasi kontak dengan seseorang yang sedang mengalami gejala cacar air hingga dinyatakan tidak menularkan penyakit.
Melalui kegiatan ini, Puskesmas Petanahan terus berkomitmen untuk meningkatkan upaya promotif dan preventif, khususnya dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular di wilayah Kecamatan Petanahan. Kolaborasi antara Puskesmas, sekolah, Koramil, orang tua, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh peserta didik.
